Browsing Category

Sport

Sport

Anabolik vs Katabolik

December 7, 2016

Mungkin anda pernah mendengar atau membaca tentang anabolik atau katabolik. Dan mungkin juga saat anda membacanya di artikel-artikel fitness ada banyak disebut tentang ini. Kondisi anabolik adalah yang terpenting untuk anda ketahui sebagai seorang fitness mania dan untuk membentuk tubuh anda.
Secara mudah, anabolik ini berarti suatu kondisi tubuh dimana berada dalam kondisi pertumbuhan otot menjadi lebih besar. Sedangkan Katabolik berarti tubuh anda sedang dalam kondisi menurun pada otot dan perusakan serat-serat otot.
Tentu saja, sebagai seorang yang ingin membangun tubuh lebih baik kita ingin tetap berada dalam kondisi anabolik dan menghindari kondisi katabolik. Tapi sayangnya, kita tidak bisa menghilangkan sama sekali kondisi katabolik tetapi kita bisa melakukan sesuatu untuk meminimalkannya.
Makan Teratur
Kondisi anabolik bisa dijaga mudah dengan cara makan cukup makanan baik secara teratur (setiap 2 atau 3 jam). Jaga tingkat karbohidrat anda diatas dan jaga sumber protein bersih ditingkat atas juga. Cara ini akan membuat tubuh anda mempunyai karbohidrat dan asam amino berkualitas dalam aliran darah anda dengan stabil. Aliran ini akan membuat anda mempunyai energi dan bahan baku untuk perbaikan otot secara berkelanjutan. Tubuh anda bisa diperbaiki setelah dari gym dan anda bisa terus tumbuh.
Istirahat
Kedua, anda juga menjaga tubuh anda dalam kondisi anabolik dengan istirahat yang cukup antar sesi latihan karena otot tumbuh ketika anda beristirahat, bukan saat anda berlatih. Pastikan anda mendapat istirahat yang cukup antar latihan, otot anda seharusnya tidak dalam kondisi pegal ketika anda akan melatih otot itu lagi. Jika masih ada rasa pegal, berarti ini indikasi anda perlu waktu lagi untuk pemulihan.
Kondisi Katabolik
Ada dua hal yang membuat kita berada dalam kondisi katabolik, kekurangan dalam makanan dan latihan. Ya, latihan. Ini yang tidak bisa kita hindari tapi bisa diminimalkan efek negatifnya.
Kekurangan makanan ini sudah jelas, tanpa makanan sebagai sumber bahan baku otot, bagaimana kita bisa membangun otot atau memperbaiki yang rusak. Ketika anda kekurangan sumber energi, maka tentunya tubuh anda akan melirik sumber energi lainnya, apa itu? Bisa lemak, bisa otot. Dan ternyata yang termudah untuk dibakar adalah otot.
Jika anda berlatih keras dan kekurangan makanan, apa yang terjadi? Anda malah akan membakar otot anda dan bukannya menjadi lebih besar, tapi malah menyusutkannya. Atau saat anda berlatih untuk dada dan kekurangan makanan, tubuh anda akan mencari cadangan amino lainnya untuk memperbaiki dada anda. Bisa saja diambil dari otot tangan atau otot kaki anda yang sedang tidak digunakan. Kontra produktif khan?
Panjang latihan yang berlebihan juga akan membuat anda merusak otot anda tanpa bisa memperbaikinya. Jaga latihan anda tetap keras dengan waktu yang singkat sampai 1 jam saja. Berlatih 3 jam akan membuat anda terlihat hebat tapi tentunya itu mengorbankan tubuh anda.
Anda tidak bisa menghindari kondisi katabolik, tapi anda bisa mengurangi efeknya. Saat anda berlatih, saat itulah otot anda berteriak untuk tambahan nutrisi baik energi maupun protein. Anda harus segera mengonsumsi protein sederhana seperti amino dan karbohidrat sederhana seperti gula. Dengan demikian tubuh anda akan mengalami pemulihan dengan lebih cepat.

sumber : http://fitnesship.blogspot.co.id/2011/03/anabolik-vs-katabolik.html